Sabtu, 30 Mei 2020

Tentang Kab Grobogan

Kabupaten Grobogan Ya Kabupaten Grobogan ???

Sri Sumarni Bupati Grobogan.jpg
Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten terluas kedua di Jawa Tengah setelah Kabupaten Cilacap, dan berbatasan langsung dengan 9 kabupaten lain. Letak astronomis wilayah antara 110° 15' BT – 111° 25' BT dan 7° LS - 7°30’ LS, dengan jarak bentang dari utara ke selatan ± 37 km dan dari barat ke timur ± 83 km.[1]
Secara geografis, Grobogan merupakan lembah yang diapit oleh dua pegunungan kapur, yaitu Pegunungan Kendeng di bagian selatan dan Pegunungan Kapur Utara di bagian utara. Bagian tengah wilayahnya adalah dataran rendah. Dua sungai besar yang mengalir adalah Kali Serang dan Kali Lusi.
Dua pegunungan tersebut merupakan hutan jatimahoni dan campuran yang memiliki fungsi sebagai resapan air hujan disamping juga sebagai lahan pertanian meskipun dengan daya dukung tanah yang rendah.
Lembah yang membujur dari barat ke timur merupakan lahan pertanian yang produktif, yang sebagian telah didukung jaringan irigasi. Lembah ini selain dipadati oleh penduduk juga aliran banyak sungai, jalan raya dan jalan kereta api.
Sebelumnya ibu kota kabupaten Grobogan terletak di Kecamatan Grobogan bukan di Kecamatan Purwodadi, akan tetapi kemudian dipindah di Purwodadi, Bupati Grobogan pertama kali adalah Raden Surokerti Abinarang dan Bupati yang paling legendaris adalah Soegiri.
Budaya yang paling terkenal di Grobogan ini adalah seni tayub, dengan pemainnya yang legendaris adalah Lasmi dari desa Kropak.

Topografi

Sebagian besar wilayah terletak pada permukaan yang relatif datar dengan kemiringan kurang dari 5%, daerah berbukit dan pegunungan terletak di bagian utara dan selatan, tepatnya di sekitar jalur pegunungan kendeng utara dan selatan. Secara umum kondisi topografi yang ada dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok:
  • Daerah dataran, berada pada ketinggian sampai dengan 50 mdpl, dengan kelerengan 0 - 8%
  • Daerah perbukitan, berada pada ketinggian antara 50 -100 mdpl, dengan kelerengan 8 - 15%
  • Daerah dataran tinggi, berada pada ketinggian antara 100 - 500 mdpl, dengan kelerengan >15%

Geologi dan Jenis Tanah

Berdasarkan bentang alam dan asosiasi batuan penyusunnya, terdapat 7 jenis batuan, yaitu paleosen fasies sedimen, paleosen fasies batu gampingpleistosen fasies sedimen, miosen fasies batu gamping, dan aluminium. Dari jenis batuan tersebut yang sebarannya merata adalah batuan aluminium dan paleosen fasies sedimen.
Hasil pelapukan batuan dan sedimentasi menghasilkan jenis tanah yang ada saat ini, yaitu aluvial dengan bahan induknya endapan liat dan pasirAsosiasi LitosolMediteran kuning dan Rensina dengan bahan induknya batu kapur dan napal lunak; Komplek Regosol kelabu dan Grumosolkelabu tua dengan bahan induknya batu kapur dan napal; Grumosol dengan bahan induk endapan liat; Grumosol dengan bahan induk batu kapur dan napal; Asosiasi Grumosol tua coklat dengan bahan induk napal lunak; Asosiasi Mediteran merang kekuningan dan Mediteran coklat kekuningan dengan bahan induk batu liat lunak; Komplek Mediteran coklat kemerahan dan Litosol dengan bahan induk batu kapur dan napal. Dari jenis tersebut, aluvial kelabu dan aluvial coklat keabuan mempunyai sebaran yang hampir merata pada seluruh wilayah.

Batas Wilayah

Berikut merupakan batas wilayah Kabupaten Grobogan.
UtaraKabupaten Demakkabupaten Kudus, dan kabupaten Pati
TimurKabupaten Blora
SelatanKabupaten Ngawikabupaten Sragen, dan kabupaten Boyolali
BaratKabupaten SemarangKabupaten Demak

Etimologi

Asal mula daerah itu disebut grobogan menurut cerita tutur yang beredar di daerah Grobogan, suatu ketika pasukan kesultanan Demak di bawah pimpinan Sunan Ngundung dan Sunan Kudus menyerbu ke pusat kerajaan Majapahit. Dalam pertempuran tersebut pasukan Demak memperoleh kemenangan gemilang. Runtuhlah Kerajaan Majapahit. Ketika Sunan Ngundung memasuki istana, dia menemukan banyak pusaka Majapahit yang ditinggalkan. Benda-benda itu dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam sebuah grobog, kemudian dibawa sebagai barang boyongan ke Demak. Di dalam perjalanan kembali ke Demak, grobog tersebut tertinggal di suatu tempat karena sesuatu sebab, tempat itulah yang kemudian disebut Grobogan. Grobog juga adalah tempat menyimpan senjata/barang pusaka, wayangperhiasan, dan sebagainya. Peristiwa tersebut sangat mengesankan hati Sunan Ngundung, sebagai kenangan, tempat tersebut di beri nama Grobogan, yaitu tempat grobog tertinggal.

Pemerintahan

Daftar Bupati

NoFotoNamaMulai JabatanAkhir JabatanWakil BupatiKeteranganRef.
Ibu kota Kabupaten menetap di Kota Grobogan
1.-Adipati Martopuro atau Adipati Puger1726-
2.-RT. Suryonagoro Suwandi atau RT. Yudonagoro--
3.-RT. Kartodirjo17611768
4.-RT. Yudonagoro17681775
5.-R. Ng. Sorokerti atau RT. Abinaro--
6.-RT. Yudokerti atau Abinarong II17871795
7.-RM. T. Sutoyudo17261801
8.-RT. Kartoyudo18011815
9.-RT. Sosronagoro I18151840
10.-RT. Sosronagoro II18401864
Ibu kota Kabupaten menetap di Kota Grobogan Tahun 1864
11.-Adipati Martonagoro18401864
12.-RM. Adipati Ario Yudonagoro18751902
13.-RM. Adipati Ario Haryokusumo19021908
14.-Pangeran Ario Sunarto19081933 Pencipta Trilogi Pedesaan yaitu di desa-desa harus ada sekolah dasar, balai desa, dan lumbung desa
15.-R. Adipati Ario Sukarman Martohadinegoro19331944
16.-R. Sugeng19441946
17.-R. Kaseno19461948 Bupati merangkap ketua KNI
18.-M. Prawoto Sudibyo19481949
19.-R. Subroto19491950
20.-R. Sadono19501954
21.-Haji Andi Patopoi19541957 Bupati Kepala Daerah
22.-H. Abdul Hamid19571958 H. Abdul Hamid sebagai Pejabat Bupati memerintah sama-sama dengan Kepala Daerah[1]
*-Ruslan19571958 Ruslan sebagai Kepala Daerah yang memerintah sama-sama dengan Pejabat Bupati
23.-R. Upoyo Prawirodilogo19581964 Merangkap Ketua DPRDGR
24.-Supangat19641967 Merangkap Ketua DPRGR
25.-R. Marjaban19671970 Pejabat Bupati Kepala Daerah
26.-R. Umar Khasan19701974 Pejabat Bupati Kepala Daerah
27.-Kolonel Inf. H. Soegiri11 Juli 197411 Maret 1986 Bupati Kepala Daerah
28.-Kolonel Inf. H. Mulyono US11 Maret 198611 Maret 1996 Bupati Kepala Daerah
29.-Kolonel Inf. T. Soewito11 Maret 199611 Maret 2001 Bupati Kepala Daerah
30.-Agus Supriyanto,SE.11 Maret 200111 Maret 2006H.Bambang Pudjiono, SH.
31.-H.Bambang Pudjiono, SH.20112016H.Icek Baskoro, SH.
32.Sri Sumarni Bupati Grobogan.jpgSri Sumarni21 Maret 20162021

Dewan Perwakilan

DPRD Kabupaten Grobogan hasil Pemilu legislatif 2019 tersusun dari sepuluh partai, dengan perincian sebagai berikut [2]:
PartaiKursi%
PDI-P1938
PKB714
Partai Gerindra510
Partai Hanura510
PPP510
Partai Golkar36
Partai Demokrat24
PKS24
Partai Berkarya12
PAN12
Total50100,0

Kecamatan


Peta administrasi Kabupaten Grobogan.
Kabupaten Grobogan terdiri atas 19 kecamatan, yang dibagi lagi atas 273 desa dan 7 kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Purwodadi.

Transportasi


Tugu selamat datang Purwodadi
Purwodadi, ibu kota Kabupaten Grobogan, berada di jalan provinsi yang menghubungkan Semarang-Surabaya lewat Cepu.
Angkutan kereta api juga melintasi wilayah kabupaten ini, khususnya kawasan selatan Purwodadi. Terdapat dua jalur utama kereta api, yakni dari:
Kabupaten Grobogan memiliki sejumlah stasiun kereta api, di mana Stasiun Ngrombo adalah yang terbesar, di mana kereta api jarak jauh rute Surabaya, Semarang, dan Jakarta singgah di stasiun tersebut. Sedangkan stasiun-stasiun kereta api yang lain hanya dilewati kereta api-kereta api tersebut.

Pariwisata

Wisata Alam

Tempat wisata alam di Kabupaten Grobogan adalah:
  • Wisata pager gunung (kec. Brati)

Wisata Pemandian


Sendang Coyo
Tempat wisata pemandian di Kabupaten Grobogan adalah:

Wisata Keluarga

Tempat wisata keluarga di Kabupaten Grobogan adalah:

Wisata Religi

Tempat wisata religi di Kabupaten Grobogan adalah:

Event

Kabupaten Grobogan terdapat beberapa acara perayaan, yaitu:

Kuliner Khas

Grobogan memiliki beberapa makanan khas, yaitu:

Kesehatan

Sarana Kesehatan

Rumah sakit di Grobogan, adalah:

Pendidikan

Sekolah Menengah Atas

Sekolah menengah pertama

Previous Post
Next Post
Related Posts